Showing posts with label Career Development. Show all posts
Showing posts with label Career Development. Show all posts

Monday, November 12, 2012

Speed

0 comments
Yes, I heard a lot about this "success is one percent inspiration, ninety-nine percent perspiration". It is largely the result of hard work, rather than an inspired flash of insight.

but personally I think, we just need to do the right things right,
and with more Speed. *just saying~

Rabbi yassir wala tu 'assir, rabbi tammim bil khoir..

Saturday, November 10, 2012

Engineering Futures - IEM & BEM registration

0 comments
Details for BEM Registration:
The completed Form A shall be submitted together with:
1. Certified copy of the degree certificate.
2. Certified copy of the transcript of academic record or detail of course and subjects taken which is issued by the university.
3. Certified copy of Identity Card.
4. Processing fee of RM50.00.
Every document submitted must be certified as a true copy by a Professional Engineer who is registered with BEM.

Related link:
http://www.bem.org.my/v3/app_graduate.html

Details for IEM Registration (to change from student member to graduate member):
1. Completed form G must sign by any active MIEM members as proposer
2. Degree Certificate certified copy by any active MIEM members
3. Transcript certified copy by any active MIEM members
4. BEM approval certificate / letter certified copy by any active MIEM members
5. Payment RM 135 (RM 50 transfer fee / RM 85 annual subscription fee)

Related link:
http://www.iem.org.my/wapi/mctweb.dll/getObject?mid=IEMWEB-MAIN2&ObjID=100

**For item number 4, can send in the all the application first then later when BEM approve just send iem a copy for filling. – I already confirm with IEM regarding this issue.

InsyaAllah, in 3 years time, we can hv more professional engineers fromUTP! Ameen. Good luck kwn2! :)

Al Muhandisah Al-An.. (Lady Engineer)...satu perkongsian.

3 comments
Assalamu'alaikum,

Alhamdulillah atas kesempatan 3 bulan, artikel ini hadir dengan olah kata yang bersesuaian, artikel yang tidak terlalu peribadi diharapkan dapat menjadi perkongsian bermanfaat. Apa maksud Al-Muhandisah? Al-Muhandis bermaksud engineer/jurutera. Jadi Al-Muhandisah bermaksud lady engineer…dan ini kisah saya, satu perkongsian.. :)

Bekerja sepenuh sebagai daieyah Illallah insyaALLAH. 8-30-6.00 working as electrical engineer (project division). Ternyata satu perkara baru. As for me, the biggest challenge is the language. Buat saya ‘harus’ belajar bahasa arab dan mandarin. And that is just a kick start. Totally agreed with what I read in newsweek September 6, I may not be an indulgent engineer. And being the only lady engineer in the company really teaches me a lot of new things. Attitute, how to deals with others rather than just technical knowledge...
Apapun, sujud syukur dipanjatkan pada yg Esa atas kesempatan dan pilihan yang diberikan.
Alhamdulillah..

Impian murni ayah bonda termateri sudah, menjadi muhandisah al-an telah jadi nyata. Terima kasih untuk semua yang mendoakan, cikgu-cikgu yang mengajar, pensyarah-pensyarah kuliah, rakan-rakan dan yang memberi semangat – for another step in my life! Syukran jazilah! =)
Semoga segalanya khair.. Ameen.
Harus selalu tekun dan cekap menjadi etika usaha, sehingga membenarkan wasilah ikhtiar dan tawakkal. Harus selalu tinggi fikir, bagaimana kerjaya mampu menjadi zikir.
Lalu syukur dalam melorongkan haluan diri, kritis bagaimana dakwah bisa jadi reality.
Ya Allah..
Anta maqsudi wa ridhaka matlubi
Maka jadikanlah aku muhandisah bertaqwa
Biarlah wasatiyyah mampu menjadi sebahagian akhlaqku
Supaya memberi manfaat buat diri dan ummah seluruhnya
Agar akhirnya..
Dunia dan Akhiratku kedua-duanya terbela!

Nurul Farhana Abdul Rahim
VSE Office, Penang
21 September 2010

Semoga kata-kata ini terus menjadi pesan bermakna buat saya dan jurutera-jurutera Muslimah lainnya.

Allah SWT berfirman di dalam Surah Adz-Dzariyat ayat 56 yang bermaksud: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan hanya untuk mengabdikan diri kepadaKu”.

Syukur Alhamdulillah...

0 comments
Itu perkataan yang terlafaz bila hantar last paper tadi.

Perasaan tak lah happy sangat bila dah submit (semua paper), sangat lega, tapi still rasanya takut-takut nak check result bulan 7 nanti..sekarang yang tinggal cuma FYP Final Presentation sebelum pulang~

Sangat berharap semuanya penutup yang terbaik...
Sangat-sangat berharap...
Sangat..
............
Doakan ya! :)



Untuk kawan-kawan, classmate, housemate, roommate, FYP-mate, ESQ-mate, PSSGM-mate, ETP-mate, Intern-mate, UTPian, followers, silent readers, visitors...



*Bismillah..
It’s almost a time to say good bye...We’ve been there for each other through good times, and not so good times — cherish each other moments and what not..All the good time that we share really helps to make the smile brighter, and i’ll keep the smile with me...and for the difficult times that have helped me to understand better than before, how infinitely rich and beautiful life is in every way, and that so many things that one goes worrying about are of no importance whatsoever...

Moments can be short, moments can be long. There are moments of joy, moments of sorrow, moments of passion, moments you'll never forget , moments you’ve already forgotten, moments you didn't get. There are awkward moments, moments of truth and momentary lapses in judgment. That moment can be perfect. Moments can define you, moments can delight you and moments can change your life. Here’s to the moment..

Bila berjalan bersama-sama, dan sampai di satu persimpangan, berhenti sejenak, memandang antara lain, bersalam dan melambai, terus melangkah ke persimpangan masing-masing...
When there’s the time to say goodbye, i hope i can still smile and hold my tears because later i will miss all the faces who smiling back to me...Hoping that i have been a nice person to you, and if i’m not, hoping you will forgive any of my wrongdoings if something happen to me tomorrow, and remember me in your silent prayers, and smile if we ever meet again..

I’ll be staying in Penang after this. I welcome my new companion but for sure, i’ll miss my old one. Keep in touch!


Bumi Allah ni kecik je, will never know if our life path cross each other again..

p/s: jom bbq khamis ni~ g kelah kat air terjun, group photos~! ^_~

Kenapa perlu belajar??

0 comments


Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang


Karya Asli : SaBaHaNmUsLiM

Al Mujahid As Syeikh Mustafa Masyur pernah menyebut ;


"Tarbiyyah (pendidikan) bukan segalanya-galanya,
tetapi segala-galanya hanya dapat diraih dengan Tarbiyyah."



Kekadang kita mengeluh mengapa kita perlu belajar tinggi-tinggi,
Kita hanya belajar untuk peperiksaan yang bakal tiba,
Kita hanya belajar untuk memuaskan hati ibu bapa,
Kita hanya belajar untuk dipandang tinggi oleh masyarakat,
Satu pertanyaan diajukan oleh golongan wanita,
Katanya buat apa belajar tinggi-tinggi, lepas kahwin jadi surirumah juga,
Namun ada yang kata dunia hari ini berbeza, lelaki & wanita sama saja,
Bila berumahtangga apa susah, masing-masing urus kerjaya sendiri,
Bila datang cahaya mata, masing-masing tak nak mengalah, kerjaya masing-masing dipertahankan, anak yang dianugerahkan dianggap musibah,
Akhirnya dengan sifat penyayang si ibu pasti mengalah,
Akhirnya sama saja wanita tetap jadi surirumah,
Sedikit portion adalah sebaliknya, lelaki yang jadi surirumah,
Tapi hakikatnya tetap wanita majoritinya,

Ada satu kata-kata Ibu yang bijak mengajar anaknya,


"Jangan anggap wanita tidak perlu belajar tinggi-tinggi,
walau kebanyakan akan jadi surirumah,
tapi ingatlah anakku, ia pasti berbeza cara dan kualiti,
seorang ibu yang tinggi pelajaranya dengan yang sebaliknya,
yang mana akan melahirkan insan yang berguna?"




"Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui" (QS 39 : 9)

Bagi lelaki pula jangan gembira, jangan menyangka wanita belajar nampak tiada gunanya,
Bagaimana dengan diri anda, mengapa wanita selalu lebih banyak,
Terutama di peringkat IPT, ada yang kata dunia nak kiamat,
Ada yang kata lelaki is more to practical, not theoratical,
Itu pasal habis SPM kami terus masuk bekerja,
Tidak payah nak belajar tinggi-tinggi, buang duit bayar yuran pengajian,
kalau bekerja dapat sebaliknya, dapat kumpul duit itu yang utama,
diri pun nampak matang, kerana sudah bekerjaya,

Tidakkah dirimu nampak kurang matang,
kerana pemikiranmu tersangkut hanya sampai di masa itu,
tidakkah kau lihat masa hadapan, perluaskan minda melihat semuanya,
mana yang nampak mulia, fikirkan dengan minda yang berwawasan,
orang berilmu, belajar tinggi-tinggi, terutama jika ilmu yang diredhai,
bukan semua ilmu dipelajari dapat redha yang Maha Mengetahui,

Ingatkah ketika Ibnu Athaillah mengatakan, dalam kitabnya Al-Hikam,

"Ilmu yang paling baik adalah yang disertai khasyyah."
khasyyah adalah rasa takut kepada Allah yang disertai mengagungkan Allah.
Maka segala jenis ilmu yang tidak mendatangkan rasa takut kepada
Allah dan juga tidak mendatangkan pengagungan kepada
Allah tiada kebaikannya sama sekali"

Itulah kata-kata indah dari seorang Tokoh,
Satu persoalan yang sering bermain di fikiran,
Bagaimana nak belajar kerana Allah, untuk mendapat redhanya,
InsyaAllah inilah jawapannya.

Untuk mengetahui ilmumu bermanfaat atau tidak, cukuplah kau lihat bekasnya,
Jika dengan itu kau semakin takut kepada Allah
dan semakin baik ibadahmu kepada-Nya,
maka itulah tanda ilmumu benar-benar bermanfaat.
Jika sebaliknya maka berhati-hatilah.

Ini semua bermain dengan niat, satu benda yang sukar dijaga,
Pengikhlasan niat hanya pada-Nya,
Atleast 5 kali ikrar diulang setiap hari,
semuanya hanya untuk Allah Azza Wa Jalla,



"Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku,
hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam." (QS 6 : 162)

dimana kita selama ini, ilmu apa yang kita tuntut,
jangan ingat hanya ilmu agama sahaja yang nampak diredhai,

Walau Rasulullah pernah bersabda, buat renungan kita semua,

“Sesiapa yang Allah mahukan kebaikan baginya,
Dia (Allah) memberikannya kefahaman dalam Ad-Din”


Jangan kita berfikiran sempit,
mentakrifkan ilmu agama sahaja yang akan diredhai,
tidakkah kau mengetahui, ilmu lain nampak dibayangi,
seperti sains dan astronomi,
tidakkah itu cara untuk mendekati kepada Illahi,
ilmu lain boleh didasarkan pada niat yang hakiki,
menambah ilmu untuk menjadi seorang pengabdi,
kepada Tuhan Rabbul 'Izzati.